Pohuwato - Ada ubi ada talas, ada budi ada balas. Boleh jadi pepatah ini yang selalu diingat masyarakat Gorontalo pada sosok Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Itu sebabnya, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga sengaja menggelar uacara penyambutan secara adat yang disebut Upacara Molo-opu kepada mantan Plt Gubernur Gorontalo itu saat kedatangannya untuk mencanangkan GISA atau Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (Adminduk) dan Dukcapil Go Digital se-Provinsi Gorontalo, di Pohuwato, Selasa (29/10/2019).
"Datang ke Gorontalo lalu ke Pohuwato serasa pulang ke kampung halaman saya yang kedua di Serambi Madinah. Negeri yang bersendikan syara dan syara bersendikan kitabullah. Kalau sudah menerapkan ini, aman sudah negeri ini seperti disebutkan dalam Surat Saba di Al Quran: Baldatun thayibatun warabbun ghafur. Negeri yang gemah ripah loh jinawi, negeri yang aman damai makmur dan berlimpah ampunan Allah SWT," tutur Zudan.
Upacara Molo-opu adalah upacara kebesaran yang dilakukan secara adat. Molo-opu digelar sebagai bentuk penyambutan pejabat negara yang sudah dianggap sebagai keluarga sendiri dan 'bukan orang lain' di mata adat. Prosesi tersebut diiringi dengan sajak atau pesan-pesan adat yang syarat makna.
Selain diikuti seluruh Pemangku Adat, Upacara Molo-opu itu juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Bupati Boalemo Darwis Moridu selain tuan rumah Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga dan Wakil Bupati Amin Haras serta pejabat dari seluruh SKPD, camat, kepala desa se-Kabupaten ohuwato.
Sejumlah masyarakat dari berbagai kalangan juga tampak di lokasi acara, mereka menyambut Dirjen Dukcapil Kemendagri ini dengan penuh suka-cita. Dukcapil***
Komentar
Komentar di nonaktifkan.