VISI

Tertib Administrasi Kependudukan dengan Pelayanan Prima menuju Penduduk Berkualitas Tahun 2015

MISI

  1. Mengembangkan kebijakan dan sistem serta menyelengarakan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil untuk menghimpun data kependudukan, menerbitkan identitas dan mensyahkan perubahan status dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kependudukan.
  2. Mengembangkan dan memadukan kebijakan pengelolaan informasi hasil pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil sehingga mampu menyediakan data dan informasi kependudukan secara lengkap, akurat dan memenuhi kepentingan publik dan pembangunan.
  3. Mengembangkan pranata hukum, kelembagaan serta peran serta masyarakat yang mendukung proses pendaftaran penduduk, pencatatan sipil dan pengelolaan informasi kependudukan guna memberikan kepastian dan perlindungan sesuai hak-hak penduduk.
  4. Merumuskan kebijakan pengembangan kependudukan yang serasi, selaras dan seimbang antara jumlah/pertumbuhan, kualitas serta persebaran dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan.
  5. Menyusun perencanaan kependudukan sebagai dasar perencanaan dan perumusan pembangunan nasional dan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan penduduk.
E-Learning
Riau Terkini - Senin, 01 Oktober 2012
Mudahkan Syarat Pengurusan Akte Lahir, PN Pasirpangaraian Jadwalkan Sidang Keliling

PASIRPANGARAIAN - Dari kesepakatan bersama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Rokan Hulu, sesuai jadwal mulai Senin depan (1/10), Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian akan menggelar sidang Akte Kelahiran secara keliling.

Kepala Disdukcapil Rohul, Yusmar, mengaku sidang keliling ada kesepakatan bersama instansinya dengan PN Pasirpangaraian baru-baru ini. Nantinya, akan disusun MoU bersama. Sidang keliling ke pedesaan dan di 16 kota kecamatan ini dilakukan pihak PN Pasirpangaraian hanya untuk pengurusan akte kelahiran anak diatas usia 1 tahun.

“Pengurusan akte kelahiran anak diatas usia satu tahun menjadi kendala, sebab masyarakat harus mengurusnya melalui putusan dan pengesahan di pengadilan, sementara jarak tempuhnya cukup jauh.”

“Sebab itu lah, nantinya PN Pasirpangaraian akan mendatangi masyarakat, baik di pedesaan atau kota kecamatan agar segera mengurus akte kelahiran anaknya. Apalagi secara global, sekali keliling pengadilan bisa selesaikan antara 40 sampai 60 akte kelahiran,” jelas Yusmar di Pasirpangaraian, Jumat (28/9).

Untuk prosedur agar pihak PN datang ke suatu desa, Yusrmar mengungkapkan, nantinya para kepala desa setempat mengajukan permohonan kepada camat. Selanjutnya camat menyurati Disdukcapil, agar PN Pasirpangaraian datang untuk sidang akte kelahiran.

Pada   tahap  awal,  sesuai   jadwal,  sidang  keliling  akte  kelahiran  perdana, PN Pasirpangaraian akan menggelar sidang di Desa Lubuk Krapat, Rambah Hilir. Sekitar 40 warga setempat telah mengusulkan untuk sidang keliling, setelah sebelumnya telah melengkapi persayaratan dan membayar biaya adimistrasi.

“Untuk biaya sidang paling tinggi yaitu 250 ribu rupiah ditambah biaya administrasi dan akomodasi panitra di lapangan nanti,” ungkap Yusmar, juga mantan Kabag Humas Setda Rohul.

Untuk seluruh biaya yang ditetapkan nanti, seluruhnya disetorkan melalui rekening bank yang telah ditetapkan pihak PN Pasirpangaraian untuk ke Negara. Besaran pengurusan akte sendiri ditetapkan sesuai jarak tempuh dengan Pasirpangaraian.

“Sidang keliling akan dilaksanakan dalam waktu tertentu sesuai permintaan masyarakat. Lokasinya bisa dimana saja, asal memenuhi persyaratan dan jumlah pesertanya antara 40 sampai 60 orang,” tambahnya. (zal)

Dikutip/diedit dari riauterkini.com

E-Learning Lainnya
Analisa Daily - Kamis, 11 Oktober 2012
E-KTP akan lebih efektif untuk digunakan sebagai alat untuk sosialisasi karena tiap warga negara hanya akan memiliki satu identitas yang benar sehingga bisa dipastikan orang tersebut wajib pajak atau bukan. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk menghimbau wajib pajak untuk membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang ada.
Pikiran Rakyat Online - Kamis, 11 Oktober 2012
"Pelayanan dari proses sampai jadi akta bisa ditunggu. Warga agar membawa persyaratan Kutipan Akta Nikah dan fotokopinya, fotokopi KTP dan KK orang tua," kata Kabid Catatan Sipil Disdukcasip Kab. Bandung.
Suara Merdeka - Kamis, 11 Oktober 2012
Kepala Discukcapil, Agus Wahyudi Budiono, di kantornya, mengatakan, saat ini, setiap hari rata-rata terdapat 50 hingga 70 pemohon akta kelahiran di kantornya. Para pemohon tersebut dapat terlayani semua pada hari itu juga, asalkan mereka mendaftarnya tidak lebih dari jam 12.00 siang.
Pos Kota News - Kamis, 11 Oktober 2012
“Kami masih mengecek fisik e-KTP dengan alat yang diberikan Kementerian Dalam Negeri, untuk isi chip yang ada,” ujar Ahmad Syaebani, Kasie Kependudukan Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, saat dihubungi Pos Kota.
Kompas - Kamis, 11 Oktober 2012
"Aktivitas pembangunan jangan sampai terganggu oleh persoalan yang mungkin timbul selama proses pemilukada," ujar Gubernur NTB, Zainul Majdi, Rabu (10/10) di Mataram, dalam cara Penyerehan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), Data Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK2) Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTB 2013.
Kamis, 11 Oktober 2012
Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Irman mengatakan, pemerintah dalam tiga tahun terakhir fokus membenahi DAK2 dan DP4. Pembenahan tersebut dimulai dari sistem verifikasi data secara online yang sudah tersambung dari pusat hingga kecamatan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Tribun News - Jumat, 05 Oktober 2012
Seperti yang dialami Edi Gunawan, warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan. Menurutnya, petugas kecamatan meminta kepada warga masyarakat yang belum melakukan perekaman data E-KTP tahap pertama untuk datang dengan membawa photocopy KK dan KTP.
Analisa Daily - Jumat, 05 Oktober 2012
Ke depan, lanjut Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil ketika persidangan keliling ini sudah sedikit berkurang, Disdukcapil akan membuat program baru bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Medan untuk mendapat berapa siswa yang belum memiliki akta kelahiran
JPNN - Jumat, 05 Oktober 2012
‘’E-KTP ini sangat penting bagi pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dengan berlakunya e-KTP ini juga mendukung keamanan daerah,’’ kata Walikota Mataram usai melaunching pendistribusian e-KTP di Kantor Camat Mataram.
JPNN - Jumat, 05 Oktober 2012
‘‘Masih ada kesempatan bagi yang belum melakukan perekaman untuk mendapatkan e-KTP secara gratis. e-KTP yang sudah tercetak dan siap didistribusikan kepada wajib KTP sebanyak 197.202 atau 89,34 persen,’’ kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mataram H Ibrahim, Kamis (04/10)
Copyright © 2002 - 2011, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.
KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA, Jakarta, Indonesia