Ditulis Pada 22 Januari 2018 21:38 WIB

Sukseskan GISA, Tanah Datar Layani KTP-el Bagi Pemilih Pemula

Tanah Datar – Turut menyukseskan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Dukcapil melayani rekam cetak serta sosialisasi KTP-el di sekolah-sekolah SMA sederajad. 

 

Program ini menyasar siswa-siswi yang telah dan akan berusia 17 tahun pada pelaksanaan Pemilu 2019. 

 

Tahap pertama, Dinas Dukcapil melayani rekam cetak KTP-el di MAN 2 Batusangkar. Kegiatan pelayanan sudah berlangsung sejak 15 Januari 2018 hingga beberapa hari ke depan. 

 

Hingga pelayanan Senin (22/01/2018), tim sudah berhasil melayani 333 siswa dan siswi. Sebanyak 120 di antaranya telah berusia 17 tahun. KTP-elnya telah diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Dukcapil, Elizabeth, usai pelaksanaan upacara bendera hari ini. 

 

Sebanyak 213 sisanya, akan diterbitkan KTP-elnya para siswa tersebut menginjak usia 17 tahun. 

 

Hal ini sebagaimana amanat undang-undang administrasi kependudukan, wajib KTP adalah penduduk yang usianya sudah 17 tahun atau sudah/pernah menikah. 

 

“KTP-el adalah bukti otentik keberadaan seseorang sebagai Warga Negara Indonesia. Jika ada masyarakat yang belum melakukan perekaman data dan belum memiliki KTP-el maka diragukan keabsahannya sebagai warga negara”, tegas e Elizabeth usai menyerahkan KTP-el secara simbolis. 

 

Untuk pelaksanaan Pemilu 2019 nanti, lanjut Elizabeth, syarat untuk memiliki hak pilih adalah KTP-el sebagai bukti identitas yang sah. 

 

“Jadi seseorang yang tidak atau belum memiliki KTP-el dipastikan tidak bisa menunaikan Hak Pilihnya di Pemilu nanti. Oleh sebab itu, mari kita gunakan kesempatan tahun ini untuk melakukan perekaman data”, ajak Elizabeth. 

 

Selain itu, Kepala Dinas Dukcapil juga mengimbau para siswa untuk segera mengurus Akta Kelahiran bagi yang belum memilikinya. 

 

“Sehingga yang bersangkutan dan keluarganya tidak terkendala dalam menerima pelayanan publik khususnya Instansi Pelayanan Publik yang telah mensyaratkan data Kartu Keluarga dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis datanya”, sambungnya.

 

Mengakhiri sambutannya, Elizabeth mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas terfasilitasinya kegiatan pelayanan. 

 

“Semoga di kesempatan tahun-tahun berikutnya kerja sama terus ditingkatkan baik dengan program yang sama maupun program-program pemerintah lainnya”, tutup Elizabeth. 

 

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dalam berbagai kesempatan menyampaikan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib administrasi kependudukan. 

 

Untuk itu, Ditjen Dukcapil akan segera me-launching GISA. Gerakan nasional tersebut direncanakan akan diluncurkan dalam waktu dekat oleh Mendagri pada pelaksanaan Rakornas Dukcapil 2018. Dukcapil***