Ditulis Pada 06 Maret 2018 16:48 WIB

Rektor UNS: Prodi Dukcapil Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Surakarta – Untuk menunjang tugas fungsi pemerintah, Perguruan Tinggi perlu menciptakan program studi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini mendorong Universitas Sebelas Maret (UNS) membuka program studi D4 Demografi dan Pencatatan Sipil di Fakultas Hukum. 

 

“Perguruan tinggi itu jangan membuka Prodi itu itu saja. Bukalah program studi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, harus kreatif”, jelas Rektor UNS Ravik Karsidi pada pelaksanaan Rakor Teknis Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kampus UNS, Surakarta, Selasa (06/03/2018). 

 

Rakor yang dirangkai dengan Dies Natalis UNS ke-42 dan launching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) ini mengangkat tema "Dengan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (#GISA) Memantapkan Pelayanan Adminduk untuk Mendukung Pembangunan di Jawa Tengah”. 

 

UNS menjadi kampus pertama yang melaksanakan launching GISA. 

 

“Kami di sini punya jenjang atau program studi yang menunjang tugas bapak ibu dan konon kenyataannya itu sangat dibutuhkan”, lanjut Prof. Ravik di hadapan para Kepala Dinas Dukcapil dan Bupati/Walikota se-Jateng yang hadir.  

 

Menurutnya, lulusan Prodi Demografi dan Pencatatan Sipil kelak siap untuk menjadi tenaga-tenaga penguat bagi pelaksanaan tugas Bupati/Walikota seluruh Indonesia. 

 

“Kami akan siap untuk mendistribusikan semua (lulusan)”, sambungnya.  

 

Pembukaan Prodi Demografi dan Pencatatan Sipil menurutnya sudah mendapat dukungan dan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri dan Presiden Joko Widodo. 

 

“Oleh Pak Menteri bahkan presiden waktu itu diapresiasi”, imbuhnya. 

 

Untuk mewujudkan Prodi Demografi dan Pencatatan Sipil yang siap terjun membantu tugas-tugas pemerintahan, Rektor UNS membutuhkan kerjasama yang baik dengan banyak pihak dan lembaga. 

 

Hal itu tiada lain untuk mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin baik di masa mendatang. Dukcapil***