Ditulis Pada 18 Januari 2018 20:26 WIB

Provinsi Bengkulu Canangkan Pilot Project Desa Sadar Adminduk

Bengkulu – Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) terus digalakkan jajaran Dukcapil seluruh Indonesia. Di dunia maya, gaung GISA menyasar ragam media sosial seperti facebook, instagram, path, whatsapp, dan lain sebagainya. 

 

Di daerah, gaung GISA disambut positif jajaran Dukcapil provinsi dan kabupaten/kota. 

 

Salah satunya adalah Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu yang beberapa waktu yang lalu telah mengadakan pertemuan khusus dengan anggota dewan untuk mulai menerapkan GISA di tingkat desa/kelurahan. 

 

Sebagai pilot project, Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu telah meminta Kabupaten Kepahiang untuk mengusulkan satu desa/kelurahan yang akan dicanangkan sebagai Desa Tertib Administrasi Kependudukan. 

 

“Kami meminta satu kelurahan atau satu desa saja untuk kita jadikan pilot project tertib administrasi kependudukan atau adminduk”, jelas Ikhwan saat rapat dengan Komisi I DPRD Kepahiang, Rabu (17/01/2018). 

 

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kepahiang, Nyayu Elia Hasanah, juga turut hadir dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kepahiang, Nurrahman Putra itu.

 

Sebagai landasan, Desa Sadar Adminduk menurut Ikhwan harus dipayungi melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.

 

“Tak cuma ditunjuk satu desa atau kelurahan, kami ingin ada landasannya berupa SK bupati”, lanjutnya. 

 

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepahiang, Edwar Samsi mengaku pihaknya sangat mendukung inisiatif Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu tersebut. Langkah tersebut juga sebagai upaya untuk terus membenahi data kependudukan agar semakin baik dan tertib. 

 

Terpisah, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh di akhir 2017 lalu menyampaikan bahwa pada awal 2018 akan dilaksanakan Rakornas Dukcapil. 

 

Pada Rakornas yang dihadiri kepala dinas/OPD yang menangani administrasi kependudukan seluruh Indonesia ini akan diluncurkan (launching) Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Gerakan tersebut direncanakan akan diluncurkan secara resmi oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Dukcapil***