Ditulis Pada 06 Maret 2018 17:52 WIB

Prof. Zudan: Lindungi Rakyat Melalui Dokumen Kependudukan

Surakarta – Tiga hal yang menjadi tugas utama negara. Selain melindungi seluruh rakyat, juga mencerdaskan dan mensejahterakannya. 

 

Tiga hal inilah yang menjadi poin penting disampaikan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh pada pelaksanaan Rakor Teknis Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kampus UNS, Surakarta, Selasa (06/03/2018). 

 

Rakor yang dirangkai dengan Dies Natalis UNS ke-42 dan launching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) ini mengangkat tema "Dengan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (#GISA) Memantapkan Pelayanan Adminduk untuk Mendukung Pembangunan di Jawa Tengah”.

 

“Yang melindungi rakyat bukan hanya TNI bukan hanya Polri, tetapi seluruh penyelenggara pemerintahan. Dinas Dukcapil memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat dengan menyiapkan dokumen kependudukan yang paripurna”, jelas Prof. Zudan pada para Kepala Dinas Dukcapil dan Bupati/Walikota se-Jawa Tengah yang hadir. 

 

Profesor termuda yang baru saja terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (IKA FH UNS) ini juga menyampaikan, Dukcapil mempunyai program sebagai pelaksanaan janji konstitusi. 

 

Selaku penyelenggara pemerintahan, ASN dituntut untuk mewujudkan janji konstitusi itu, karena menurutnya, negara didesain tidak lain hanya untuk membahagiakan masyarakatnya. 

 

“Tugas yang kedua, negara mencerdaskan seluruh rakyat. Tugas Dukcapil, mencerdaskan bangsa bagaimana agar masyarakat sadar betul terhadap urgensi kebutuhan dokumen kependudukan, dari bayi lahir sampai orang meninggal dunia”, papar Ketua DPN Korpri ini. 

 

Tugas ketiga negara, menurut Prof. Zudan adalah mensejahterakan rakyat. 

 

“Karena tugas akhir kita adalah membahagiakan masyarakat, di titik ini ada masyarakat yang belum dapat kita bahagiakan karena dokumen kependudukannya agak lama”, jelasnya. 

 

Tugas jajaran Dukcapil adalah memastikan setiap layanan dokumen kependudukan dilayani dengan mudah dan gratis. Menurutnya, dari dua puluh tiga layanan Dukcapil, semua harus dilayani dengan baik agar masyarakat menjadi bahagia.

 

Pada kesempatan ini, Prof. Zudan juga memantau langsung pelayanan dokumen kependudukan dan menyerahkan dokumen kependudukan secara simbolis kepada warga. 

 

Dinas Dukcapil se-Jateng turut andil membuka stand layanan di Kampus UNS selama 2 hari pada tanggal 06 sampai 7 Maret 2018. 

 

Layanan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UNS ke-42 ini didukung oleh Program Studi D4 Studi Demografi dan Pencatatan Sipil Fakultas Hukum UNS. Dukcapil***