Ditulis Pada 05 Maret 2018 17:06 WIB

Penuhi Hak Pilih Siswa, Dukcapil Banyumas Datangi Sekolah

Banyumas – Mendatangi sekolah untuk melakukan perekaman data KTP-el menjadi salah satu langkah yang diambil Dinas Dukcapil Kabupaten Banyumas guna memastikan hak pilih setiap warganya. 

 

Selain mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat, layanan keliling tersebut dilakukan mengingat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 sudah semakin dekat. 

 

Hal ini juga sebagai langkah cepat Dinas Dukcapil menindaklanjuti hasil temuan KPU. Lembaga pelaksana Pemilu tersebut menemukan ada 18.164 pemilih yang belum memiliki KTP elektronik atau Surat Keterangan di wilayah tersebut. 

 

“Meskipun sekarang masih berusia 16 tahun, tetapi bila April sudah menginjak 17 tahun, tetap diikutsertakan dalam proses rekam KTP-el saat jemput bola di sekolah”, kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Banyumas, Kartiman, Senin (05/03/2018). 

 

Mengejar target perekaman, Dinas Dukcapil telah menyisir beberapa sekolah di wilayah pinggirian Sumbang, Kembaran, dan Sokaraja. 

 

“Selanjutnya baru yang di wilayah perkotaan, untuk jemput bola sampai April,” lanjutnya. 

 

Katiman memastikan, pihaknya akan terus melakukan pelayanan jemput ke sekolah sampai akhir April mendatang. 

 

Selain menyasar sekolah-sekolah, Dinas Dukcapil juga mendatangi kecamatan-kecamatan. Sasaran utamanya adalah kaum lansia, difabel, atau warga yang mengalami gangguan jiwa. 

 

“Semua warga negara Indonesia berhak memiliki kartu identitas”, katanya lagi. 

 

Terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Banyumas, Waslam Makhsid mengatakan, data pemilih yang belum melakukan perekaman data KTP-el diteliti dan ditangani Dinas Dukcapil Kabupaten Banyumas. 

 

“Ada kemungkinan pemilih tersebut telah melakukan rekam data di daerah lain”, jelas Waslam. 

 

Waslam mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan rekapitulasi data berjenjang mulai dari PPK, PPS, hingga KPU. Terakhir rekapitulasi daftar pemilih akan dilakukan oleh KPU dalam rentang waktu 13 hingga 17 Maret 2018. Juga KPU juga akan menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS). 

 

“Pihak Dinas Dukcapil tidak harus mengeluarkan surat keterangan terhadap daftar pemilih yang belum rekam data (KTP-el), mereka cukup mengeluarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK),” katanya. Dukcapil***