Ditulis Pada 28 Juni 2018 16:24 WIB

Pastikan Pendatang Tertib Adminduk, Dukcapil DKI Gelar Bina Kependudukan

 

Jakarta - Operasi Bina Kependudukan Biduk akan digelar Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di wilayah Jakarta. Operasi Bina Kependudukan akan dimulai pada hari ini, Kamis (28/06/2018) dengan menyisir pada pemukiman penduduk.

 

Di Jakarta Pusat, Sudin Dukcapil setempat sudah memetakan dan menjadwalkan  sekira 10 Kelurahan yang akan menyasar warga pendatang.

 

“Operasi Bina Kependudukan pertama ini akan dilakukan di wilayah kelurahan Paseban, dengan menyasar warga yang baru. Karena biasanya warga tersebut ikut saudara atau keluarganya,” jelas Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jakarta Pusat Remon Mastadian. 

 

Sistem Jemput Bola akan dilakukan sebagai cara untuk mengantisipasi adanya warga pendatang baru yang belum melapor.

 

“Kami akan mengetuk pintu rumah warga untuk mengidentifikasi adanya pendatang baru di wilayah-wilayah yang sudah kami lakukan pemetaan. Jadi warga pendatang yang kami tekankan harus membuat laporan,” tambahnya.

 

Di wilayah lainnya yakni di Jakarta Utara, wilayah padat penduduk akan disisir. Petugas dari Sudin Dukcapil Jakarta Utara akan melakukan penyisiran warga yang belum memiliki identitas atau dokumen kependudukan yang tak bisa ditunjukkan.

 

“Pemukiman padat penduduk akan menjadi sasaran utama kami pada operasi biduk. Setelah tahun lalu di Sukapura, tahun ini operasi akan menyasar pemukiman di Kelurahan Warakas,” ujar Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara, Erik Polim Sinurat. 

 

Perlu diketahui, kegiatan operasi biduk digelar untuk memastikan para penduduk agar tertib administrasi kependudukan. Suku Dinas Dukcapil Jakarta Pusat dan Utara akan mengerahkan personel gabungan selain dari Sudin Dukcapil yakni kecamatan, kelurahan, Sudin Sosial, Sudin PU, Satpol PP. Selain itu pihak imigrasi-pun dilibatkan apabila ditemukan WNA yang menetap di wilayah tersebut. Dukcapil***