Ditulis Pada 29 Juni 2018 18:09 WIB

Korpri Bangun Kemitraan Untuk Memperkuat Masa Depan ASN

 

Jakarta - Korpri di Indonesia bekerjasama dengan konsorsium mitra akan menjadi sebuah kekuatan ASN kedepannya. Korpri akan melebarkan sayap dari nasional hingga ke kabupaten/kota.

 

"Mitra korpri tersebut diantaranya Kongres Advokat Indonesia KAI yang mengadvokasi ASN yang mempunyai masalah," kata Ketua Dewan Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh di Gedung E Kantor Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (29/06/2018).

 

Mitra kedua selanjutnya yakni program gampang umroh, konsorsium yang membawahi anggota korpri dimudahkan dalam berangkat umroh. 

 

Mitra selanjutnya dari toko online Korpri, karena sesuai amanat UU ASN, Korpri dibolehkan memiliki unit usaha. 

 

Korpri diantaranya akan membangun Korpri Mart, yang berkembang dipusat, serta kabupaten/kota serta Kementerian/Lembaga, sekaligus mendesain Toko Korpri Online.

 

"Jadi nanti bisa pesan tiket di Toko Korpri Online, kita akan siapkan perangkat-perangkatnya," tambah Prof Zudan.

 

Zudan mengulas pelaksanaan pilkada serentak yang baru saja dilaksanakan di 171 daerah, 17 Provinsi dan 154 kabupaten/kota.

 

" Alhamdulillah lancar, tetapi Sekda provinsi sudah mulai ada yang mengeluh nih, karena petahana kalah. Kami sudah mulai berpikir, bahwa semua eselon 1 dan eselon 2 merupakan aset. Jika sekda provinsi bisa ditukarkan saja posisinya dipusat," pinta Prof Zudan.

 

Kedepannya sudah saatnya Korpri menginisiasi pembatas yang jelas antara pimpinan wilayah dengan birokrasi, jadi ada yang namanya otonomi birokrasi. Jika pilkada, birokrasi ini tak terganggu.

 

"PR kita yakni Korpri harus mampu mengayomi dan mensejahterakan, plus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja," ungkapnya.

 

Amanat UU semua ASN berhimpun didalam organisasi Korpri. "Chemistry-nya harus kita bangun agar ada penguatan," kembali Prof Zudan.

 

Menutup rangkaian acara siang tadi, prof Zudan mengibaratkan semangat korpri seperti Korsel dalam piala dunia 2018.

 

"Sudah tersingkir tapi tak tersungkur ketika mengalahkan Jerman, dan Korsel sudah berhasil menjadi juara dunia," tutupnya. Dukcapil***