Ditulis Pada 23 Januari 2018 13:26 WIB

Kemendagri Antisipasi Hak Pilih Anak Usia Kurang 17 Tahun

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Dukcapil terus menggenjot perekaman dan pencetakan KTP-el bagi seluruh penduduk Indonesia yang sudah wajib KTP. 

 

Hal ini terutama untuk menjamin terpenuhinya hak pilih setiap penduduk pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019. 

 

Selain penduduk wajib KTP, anak-anak yang akan memasuki usia 17 tahun pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 juga menjadi perhatian serius Ditjen Dukcapil. 

 

Memastikan hal ini, Dirjen Dukcapil Zuda Arif Fakrulloh menginstruksikan dinas Dukcapil kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk menyasar perekaman data KTP-el anak-anak tersebut. 

 

Akan tetapi, fisik KTP-el baru akan diserahkan pada saat anak ulang tahun ke-17. “Tapi fisik KTP elektroniknya baru diserahkan saat anak sudah berusia 17 tahun”, ujar Prof. Zudan di Jakarta, Selasa (23/01/2018).

 

Menurutnya, usia 17 tahun atau sudah/pernah menikah merupakan syarat bagi penduduk untuk wajib KTP sebagaimana amanat undang-undang administrasi kependudukan. 

 

“Dukcapil sudah progresif dan sangat antisipatif," sambung Prof. Zudan. Dukcapil***