Ditulis Pada 20 Juni 2017 18:59 WIB

Kembali Normal, Warga Manggarai Serbu Layanan Dokumen Kependudukan

Manggarai – Pasca terbakar Kamis pekan lalu, pelayanan dokumen kependudukan kepada warga di Kabupaten Manggarai disesaki warga. Sejak dibuka layanan pada Senin (19/06/2017), warga langsung menyerbu tempat pelayanan yang berada di kompleks perkantoran Bupati Manggarai. 

 

Untuk saat ini, sementara pelayanan menggunakan dua ruangan di kantor bupati menempati ruang bekas kantor Satpol PP di lantai satu dan dua. Lantai dasar untuk pelayanan umum sementara lantai dua ditempati kepala dinas dan staf.

 

Pelayanan kembali normal setelah Tim Reaksi Cepat Ditjen Dukcapil datang melakukan perbaikan sejumlah perangkat dan jaringan sejak Jum’at minggu lalu. Pemasangan jaringan VPM (virtual personil nertwork) dilakukan bersama petugas Telkom Ruteng. VPM itu sendiri berfungsi menjaga kerahasiaan data kependudukan.

 

Sementara itu, Ketua Tim Reaksi Cepat Ditjen Dukcapil, Rara Yusnani Henriana, memastikan pemasangan jaringan dan aplikasi sudah selesai sejak Sabtu kemarin, sehingga pelayanan mulai berjalan hari ini. 

 

“Kita targetkan, Senin (19/6) pelayanan bisa normal kembali,” ujar Rara didampingi Kadis Dukcapil Anton Kanja.

 

Menurut Rara, pihaknya saat ini hanya bisa mengganti server SIAK yang terbakar. Sementara kebutuhan akan peralatan pendukung seperti komputer klien dan alat rekam KTP-el akan dilaporkan kepada Ditjen Dukcapil.

 

“Tetap kita minta untuk dibuatkan proposal bantuan sambil pemerintah daerah juga berusaha menganggarkan pemebelian perangkat tambahan baru,” imbuhnya.

 

Tim Reaksi Cepat Dukcapil dibentuk secara spontan setelah mendapat arahan dari Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, sehari setelah peristiwa kebakaran terjadi. Tim ini diketuai Rara Yusnani Henriana, Kasubdit Wilayah V pada Direktorat Pembinaan Aparatur Ditjen Dukcapil Kemendagri. 

 

Untuk memastikan pelayanan kembali normal, Tim Reaksi Cepat bertugas mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan mulai dari data dan informasi, peralatan (server, alat rekam dan cetak KTP-el, formulir/blangko Dafduk dan Capil) logistik tim, dan jaringan komunikasi data. Dukcapil***