Ditulis Pada 25 Mei 2018 15:31 WIB

Ingatkan Hak Pilih Warga, Mendagri Imbau Pro Aktif Rekam KTP-el

Jakarta – Agar bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada Serentak 2018 dan pemilu 2019, Mendagri Tjahjo Kumolo kembali mengingatkan agar masyarakat pro aktif mendatangi tempat pelayanan perekaman data KTP-el. 

 

“Kepada masyarakat saya harapkan bisa proaktif datangi Dinas Dukcapil kabupaten/kota di domisili setempat, jangan tiba-tiba pada hari pencoblosan baru teriak-teriak”, ajak Tjahjo saat pelaksanaan Rakor Penyusunan APBD Ditjen Bina Keuangan Daerah di Grand Sahid Jakarta, Kamis (24/05/2018).

 

Menurutnya, hak pilih warga hanya bisa dipenuhi jika penduduk melakukan perekaman data KTP-el. Pasalnya, untuk Pilkada Serentak 2018, warga hanya bisa menggunakan hak pilihnya jika sudah mengantongi Surat Keterangan Pengganti KTP-el (Suket) atau telah memiliki fisik KTP-el. 

 

Sementara untuk Pemilu 2019, pemilih hanya bisa menggunakan hak pilihnya jika sudah memegang KTP-el.

 

Selain itu, Tjahjo meminta Dinas Dukcapil kabupaten/kota terus berupaya untuk melakukan pelayanan yang maksimal kepada warga, seperti layanan Jemput Bola (Jebol) dan layanan di hari libur untuk memaksimalkan perekaman KTP-el bagi warga.

 

“Jemput bola, door to door,  pelayanan di hari libur terus lanjutkan, Pilkada waktunya mepet sekali, karena itu KTP-el sangat penting,” terang Mendagri.

 

Saat ini, lanjut Tjahjo, pihaknya sudah menyiapkan blangko KTP-el untuk didistribusikan ke kabupaten/kota seluruh Indonesia. Jadi, ketersediaan blangko mencukupi untuk memenuhi kebutuhan daerah sesuai dengan kondisi perekaman data KTP-el kepada warga. 

 

“Bila sudah siap blangkonya, jangan ditunda-tunda lagi, langsung pencetakan. Jangan keluarkan Suket lagi,” tutupnya. Dukcapil***