Ditulis Pada 12 Juli 2018 13:15 WIB

Dukcapil Mulai Layani KK Penghayat Kepercayaan dan Akta Online

Palembang – Pada 25 Juni 2018 lalu, Kementerian Dalam Negeri menerbitkan SE Nomor 471.14/10666/Dukcapil tanggal 25 Juni 2018 tentang Penerbitan KK bagi Penghayat Kepercayaan terhadap TYME. SE itu sebagai tindak lanjut Putusan MK Nomor 97/PUU-XIV/2016 tanggal 18 Oktober 2017.

 

Menyinggung hal itu pada pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk Sumatera Selatan (Sumsel), Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan Penghayat Kepercayaan sudah mulai diakomodir dalam Kartu keluarga (KK). 

 

“Masyarakat yang menganut Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang maha Esa, prosesnya sudah mulai dilaksanakan untuk memasukan kepercayaan dalam KK dan dipersilakan datang ke Dinas Dukcapil setempat”, imbuh Zudan di Palembang, Rabu (11/07/2018).

 

Selain pencantuman Penghayat Kepercayaan pada kolom KK, Zudan juga mengatakan bahwa pihaknya baru saja meluncurkan layanan baru terkait Akta Kelahiran online. 

 

“Ditjen Dukcapil saat ini menginisiasi dan mendorong pelayanan online. Mulai bulan Juli, semua masyarakat Indonesia yang memiliki putra-putri yang belum memiliki Akta Kelahiran dapat mengajukan pembuatan Akta Kelahiran secara online”, lanjutnya.

 

Layanan ini memberi kemudahan kepada penduduk untuk mengurus Akta Kelahiran tanpa harus mendatangi tempat pelayanan seperti Dinas Dukcapil. Pengajuan dan pencetakan bisa dilakukan langsung di mana saja oleh pemohon. 

 

“Dibuat oleh masyarakat tanpa perlu datang ke Dinas Dukcapil. Kemudian datanya di-upload, bila sudah disetujui Dinas Dukcapil kemudian dapat dicetak dari mana saja”, jelas Prof. Zudan. 

 

Layanan online di antaranya akan mengubah paradigma pelayanan kepada masyarakat yang selama ini harus berdesakan, antri, lama, susah dan harus mendatangi Dinas Dukcapil. Tanpa perlu merasakan itu semua, penduduk cukup mengakses layanan melalui laman website Ditjen Dukcapil Kemendagri.

 

Tidak lupa Prof. Zudan mengajak masyarakat untuk aktif mengurus dokumen kependudukannya. Pelayanan sudah semakin mudah dan gratis. 

 

“Semua pengurusan dokumen kependudukan tak dipungut biaya alias gratis. Oleh sebab jika ada pungli atau calo segera ditolak. Bagi Dinas Dukcapil sudah berkewajiban memberikan pelayanan terbaik. Jika bisa pengurusan dokumen kependudukan dalam ukuran jam atau paling lambat satu hari,” pungkasnya.

 

Sementara jelang Asian Games 2018, Zudan mengucapkan selamat bagi Sumatera Selatan untuk dapat menikmati dan menjadi tuan rumah yang baik untuk Asian Games. 

 

“Mari kita sukseskan secara bersama-sama. Tak banyak provinsi yang dapat menjadi tuan rumah selain DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, semoga menjadi Sumatera Selatan yang Gemilang”, pekiknya memompa semangat peserta yang hadir. Dukcapil***