Ditulis Pada 19 Agustus 2016 21:46 WIB

Ditjen Dukcapil Jalin Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan dengan Perbarindo

Jakarta - Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menjalin kerjasama pemanfaatan data kependudukan. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dilakukan oleh pimpinan kedua lembaga, Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH. dan Ketua Umum Perbarindo Andi Gunawan, di Hotel Aston Prority Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis, (18/08/2016).

 

Prof. Zudan menyampaikan, saat ini sudah saatnya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam pelayanan publik kepada masyarakat. Menurutnya, hanya dengan NIK, sudah dapat diketahui semua data kependudukan seseorang. “Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat dan data KTP elektronik  ini dirancang dengan maksud untuk kebahagiaan masyarakat,” terang Prof. Zudan.

 

Selanjutnya, Ketua Perbarindo Andi Gunawan berjanji mendukung program pemerintah untuk memanfaatkan data kependudukan dalam pelayanan kepada masyarakat. “Khususnya dalam penggunaan KTP elektronik oleh nasabah. Semoga dapat menjalin kerjasama yang baik dan bermanfaat bagi BPR maupun pemerintah nantinya,” tutup Andi Gunawan.

 

Perbarindo tercatat sebagai lembaga ke-83 yang menandatangani PKS pemanfaatan data kependudukan dengan Ditjen Dukcapil. Selain melalui PKS, kerjasama serupa juga bisa dilakukan melalui nota kesepahaman (MoU). Saat ini, terdapat 22 lembaga yang sudah menandatangani MoU dengan Ditjen Dukcapil. 

 

Perbarindo adalah perkumpulan bank-bank perkreditan rakyat yang dibentuk pada tanggal 24 Januari 1995. Organisasi yang berkedudukan di Jakarta dengan wilayah kerja seluruh Indonesia ini bersifat independen berasaskan Pancasila dan UUD 1945.

 

Visi yang diembannya adalah terwujudnya Perbarindo yang aspiratif, sehat dan bermanfaat serta mampu menjadi mitra strategis bagi para pemangku kepentingan dalam memperjuangkan industri BPR/BPRS. Dukcapil***