Ditulis Pada 19 Desember 2017 17:44 WIB

Cegah Kredit Bermasalah, Bank Mantap Akses Data Kependudukan

Denpasar - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui anak usahanya Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap) bekerjasama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri dalam hal pemanfaatan data kependudukan, NIK, dan KTP-el. 

 

Kerjasama ini ditandatangani antara Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrullah dengan Dirut Bank Mantap Josephus K Triprakoso di Denpasar, Senin (18/12/2017). 

 

Bagi Bank Mantap, kerjasama ini akan mempermudah pelayanan kepada pelanggan misalnya dalam hal pengajuan kredit. 

 

Melalui akses data kependudukan dari Ditjen Dukcapil, akan mempercepat proses validasi dan mencegah pemalsuan data pelanggan sehingga bisa menekan angka kredit bermasalah atau “nonperforming loan” (NPL).

 

Secara efektif, kerjasama ini akan mulai diterapkan pada awal tahun 2018. 

 

Bank Mantap menjadi lembaga ke-604 yang memanfaatkan dan mengakses data kependudukan Ditjen Dukcapil. 

 

Kerjasama pemanfaatan data berikutnya dilakukan dengan 127 anggota Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo). 

 

Dengan demikian, total lembaga pengguna yang memanfaatkan data kependudukan sudah mencapai 731 lembaga. Dukcapil***