Ditulis Pada 30 Januari 2018 20:25 WIB

Anak-Anak di Kota Bogor Sudah Bisa Punya KIA

Bogor – Tahun 2018 menjadi tahun pertama bagi anak-anak di Kota Bogor bisa memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Pasalnya, Dinas Dukcapil Kota Bogor pada akhir tahun 2017 lalu sudah mulai mencetak 1.000 keping KIA yang siap dibagikan di awal tahun ini. 

 

Penerbitan KIA di Kota Bogor pada tahap awal menyasar anak-anak yang baru lahir. 

 

Hal ini lebih pada pertimbangan teknis, karena bayi baru lahir sampai anak usia kurang dari 5 tahun pada fisik KIA belum tercetak foto. Penyerahan KIA ini juga akan disertakan dengan penyerahan Akta Kelahiran bagi bayi baru lahir. 

 

Tahap berikutnya, KIA akan diberikan pada semua anak usia kurang dari 17 tahun. Untuk itu, Dinas Dukcapil akan memperluas bekerjasama dengan rumah sakit dan sekolah-sekolah, khususnya SD dan SMP. 

 

KIA bagi anak-anak dikelompokkan menjadi dua berdasarkan usia anak. KIA bagi anak berusia 0 sampai kurang 5 tahun, dan usia 5 tahun sampai usia 17 tahun kurang sehari. 

 

Usia kurang dari 5 tahun belum dilengkapi foto, sementara usia 5 sampai 17 tahun kurang sehari dilengkapi foto. KIA yang dilengkapi foto, para orang dipersyaratkan melampirkan foto si anak. 

 

Berdasarkan Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang KIA, salah satu persyaratan bagi anak dalam pengurusan KIA adalah melampirkan foto copy Akta Kelahiran. Artinya, Akta Kelahiran menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menerbitkan KIA.

 

Kebijakan ini diambil untuk mempercepat cakupan kepemilikan Akta Kelahiran di kalangan anak, terutama anak usia 0 sampai 18 tahun. 

 

Cakupan Akta Kelahiran Nasional

 

Di tingkat nasional, dari jumlah anak Indonesia usia 0 sampai 18 tahun sebesar 80,28 juta jiwa, hingga akhir tahun 2017 telah terpenuhi cakupan kepemilikan Akta kelahiran hingga 85,20%.  

 

Jumlah ini setara dengan 68,4 juta jiwa. 

 

Padahal, target nasional sebesar 85% seharusnya dicapai pada tahun 2019 sebagaimana amanat RPJMN. Pada tahun 2017, target tersebut bahkan sudah terlampau sebesar 0,20%. Dukcapil***