Tim Gotong Royong KTP-el di Wilayah Indonesia Timur Hadapi Banyak Tantangan


2019-01-30 00:00:10

Jakarta – Memasuki minggu kedua, sudah banyak cerita dan pengalaman yang dialami Tim Gotong Royong Jemput Bola Percepatan Pelayanan KTP-el Wilayah Indonesia Timur.

Banyak perjalanan yang dramatis dan menegangkan.

Ada yang mobilnya terperosok di lereng gunung dan terpendam jalanan berlumpur sehingga harus ditarik beramai-ramai menggunakan tali tambang, juga menyusuri sungai dengan berbagai medan arus.

Tidak ketinggalan ada yang naik speed boat berjam-jam di tengah ombak lautan, melayani sampai malam dan pagi lagi, penerangan seadanya dan sampai-sampai harus berhadapan dengan penduduk yang masih membawa  parang dan panah ke lokasi pelayanan.

Meski begitu, tim tetap semangat dan kompak melayani, terlebih sebagian besar penduduk yang didatangi menunjukkan partisipasi aktif dan terlihat senang dengan adanya pelayanan jemput bola.

Tim yang dilepas Kementerian Dalam Negeri pada 20 Januari 2019 lalu ini melakukan pelayanan jemput bola KTP-el di lima provinsi wilayah Indonesia timur selama 12 hari hingga 2 Februari 2019 mendatang.

Kelima daerah itu adalah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara dan Sulawesi Barat.

Data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan lima provinsi ini memiliki cakupan perekaman KTP-el di bawah 85 persen atau berada di zona merah.

Dengan upaya jemput bola, diharapkan cakupan perekaman KTP-el mencapai 97 persen hingga pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019. Dukcapil***