Prof. Zudan: FKTI Harus Mengubah Paradigma Menjadi FKTI Yang Milenial


2019-01-28 02:05:15

Jakarta – Rayakan hari jadi ke-34 tahun 2019, Pengurus Besar Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) menyelenggarakan Pemilihan Kepengurusan untuk Periode 2019-2023.

Ketua Umum PB FKTI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, FKTI yang berusia 34 tahun merupakan waktu yang panjang dan sudah seharusnya bisa bergerak lebih banyak dan lebih maju. Prof. Zudan juga menyinggung soal teknologi yang harus digunakan FKTI.

“Empat tahun ini saya melihat FKTI harus mengubah paradigma menjadi FKTI yang milenial. Kehidupan sudah berubah sangat banyak, teknologi sudah banyak berkembang sangat maju, kita tidak bisa bergerak dengan cara-cara masa lalu. Karena seluruh organisasi selalu dan sudah menggunakan teknologi untuk mengembangkan organisasi,” kata Prof. Zudan yang juga merupakan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri saat Pelaksanaan Kongres ke-V FKTI di Gedung Ditjen Dukcapil, Jakarta, Minggu (27/01/2019).

Prof. Zudan menjelaskan, untuk seluruh pelatih pada tingkat Korda/Korca, agar kedepannya bersedia membuat dan menginformasikan melalui Medsos perihal kegiatan di Dojo, Korda dan Korca masing-masing.

“Jadi seluruh kegiatan yang dilakukan FKTI dapat diketahui masyarakat. Dengan pendekatan milenial, kita juga akan lebih mudah untuk mencari anggota baru, karena tanpa pemberitaan, tanpa informasi dari media, kita harus terus berlatih tapi tak diikuti dan dipedomani oleh organisasi yang lain,” ungkapnya.

Dalam Kongres ke-V kemarin, dijelaskan Prof. Zudan jika pembentukan Dojo baru hingga saat ini belum dilaporkan ke Kornas FKTI, sehingga anggota aktif hingga kini sangat dinamis dengan jumlah 2.000 anggota.

“Anggota kita terbanyak ada di Kampus IPDN Jatinangor yang masuk kedalam Korda Jawa Barat. Adapun satu kabupaten/kota baru ada 4 anggota,” imbuhnya.

Terakhir, Prof. Zudan menyampaikan harapannya kepada pengurus baru FKTI agar melaksanakan konsolidasi organisasi dan bergerak secara milenial menjadi sangat penting dalam membangun organisasi FKTI.

“Kedepannya, agar FKTI dapat diterima di KONI Pusat”, harapnya.

Kongres ke-V FKTI (Federasi Karate Tradisional Indonesia) dan HUT FKTI ke-34 dihadiri juga oleh Ketua Yayasan Inkai Sensei Sabeth Mukhsin, yang diketuai Panitia Pelaksanaan Sofyan Soemantri. Dukcapil***