Ini Kontribusi Dukcapil Agar Indonesia Cepat Maju


2019-04-01 18:55:57

Jakarta - Suatu ketika Presiden Joko Widodo berpesan kepada Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Pak Zudan, kata Presiden Jokowi seperti ditirukan Prof. Zudan, yang namanya layanan publik yang diharapkan masyarakat itu ada empat hal: Cepat, Tepat, Akurat dan Mudah. 

Kalau ini bisa dilakukan, maka seperti dikatakan Presiden Jokowi, dirinya percaya betul Indonesia akan cepat maju.

Itu sebabnya, Dirjen Zudan Arif Fakrulloh mulai menyusun 14 langkah besar yang harus dilaksanakan secara bertahap oleh seluruh jajaran Dukcapil dalam melayani keperluan administrasi kependudukan masyarakat.

Beberapa langkah besar yang dijalankan dengan baik jajaran Dukcapil di antaranya pelayanan terintegrasi berupa 3 in 1 hingga 6 in 1 dalam penerbitan dokumen kependudukan, penerbitan KTP-el tanpa pengantar RT/RW dan desa/kelurahan cukup dengan copy Kartu Keluarga (KK).

Selain itu, juga terkait penerapan akta kelahiran online, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) untuk percepatan Akta Kelahiran, serta pindah domisili tanpa pengantar RT/RW dan desa/kelurahan/kecamatan cukup copy KK. Selanjutnya rekam cetak KTP-el luar domisili hingga pemberian identitas untuk semua usia yaitu KTP-el dan Kartu Identitas Anak (KIA).

"Maka saya berharap dengan memanfaatkan data kependudukan akan makin memudahkan dan mempercepat proses bisnis. Nasabah tidak perlu mengisi berbagai macam formulir lagi semuanya sudah bisa digital," kata Prof. Zudan.

Yang terpenting sampai sekarang, kata Zudan menambahkan, negara belum memungut biaya untuk mengakses data Dukcapil.

"Tapi saya belum tahu untuk ke depannya, terserah Menteri Keuangan. Sekarang semuanya masih gratis dalam rangka meningkatkan pelayanan," kata dia menutup pidato pengarahan. Dukcapil***